Gempabumi Magnitudo 4 di Wilayah Laut Lebak Banten, Dirasakan Warga Selatan Sukabumi

Senin, 08 Juni 2020 - 09:57 WIB
Gempabumi Magnitudo 4 di Wilayah Laut Lebak Banten, Dirasakan Warga Selatan Sukabumi
Gempabumi Magnitudo 4 di Wilayah Laut Lebak Banten, Dirasakan Warga Selatan Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Gempa Bumi kembali mengguncang Wilayah Kabupaten Sukabumi bagian Selatan, meski guncangannya tidak terlalu besar namun cukup membuat kaget warga.

Dilansir dari BMKG, Gempa Bumi terjadi pada Malam Senin, 8 Juni 2020, tepat pukul 00:23:51 WIB.

Dalam laporan tersebut, hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik ini berkekuatan M=4,0.

Episenter terletak pada koordinat 7.10 Lintang selatan dan 106.07 Bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 62 km BaratDaya Lebak-Banten, pada kedalaman 17 km.

BACA JUGA : 5 Wisatawa Terbawa Arus Saat Berenang di Pantai Batu Bentang Palabuhanratu

Menurut keterangan tertulis Kepala Stasiun Geofisika Tangerang, Suwardi, jenis dan mekanisme Gempabumi merupakan  gempabumi dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas zona subduksi," tulisnya.

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Cigaru, Waluran dan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, getaran dirasakan oleh beberapa orang. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 00.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan aktivitas Gempabumi susulan.

Menurut beberapa warga Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, gempa dirasakan saat warga sudah tidur.

BACA JUGA : Terjangan Gelombang Tinggi Laut Palabuhanratu Warga Minta Pemecah Gelombang

"Ya kerasa bergetar, kebetulan saya lagi tidur", ujar Adi Saputra warga Mekarsakti, Kecamatan Waluran.

"Di Jampang tengah juga kerasa kecil tapi agak lama getaran nya" ungkap Ihksan.

"Sudah tidur langsung kebangun dan lari keluar rumah, lumayan kaget juga," ujar Sri, Warga Cigaru.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan belum ada laporan mengenai kerusakan ringan hingga berat akibat Gempabumi yang terjadi pada malam Senin, (8/6/2020)