Marwan Hamami di Mata Ribka Tjiptaning : Marwan Itu Ada Apa Sih Aku Juga Bingung

Selasa, 02 Juni 2020 - 16:56 WIB
Marwan Hamami di Mata Ribka Tjiptaning : Marwan Itu Ada Apa Sih Aku Juga Bingung
Marwan Hamami di Mata Ribka Tjiptaning : Marwan Itu Ada Apa Sih Aku Juga Bingung

TatarSukabumi.ID - Ajang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi saat ini sudah mulai memanas, sejumlah nama bakal calon telah bermunculan dalam bursa Pilkada serentak yang rencananya akan di helat pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ditemui di Puskesmas Cicantayan Sukabumi, Politisi senior wanita sekaligus petinggi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P), Ribka Tjiptaning Proletariyati kepada TatarSukabumi.ID angkat suara terkait skenario yang akan disuguhkan Partai berlambang Kepala Banteng di ajang Pilkada mendatang.

Menurut Ribka Tjiptaning, dengan raihan 6 kursi di legislatif Kabupaten Sukabumi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saat ini tengah menjajaki sejumlah Partai Politik untuk menjalin koalisi, mengingat salah satu syarat agar bisa mengusung calon Bupati /Wakil, setidaknya harus memiliki dukungan minimal dari 10 kursi DPRD.

"Kita sadar kita gak bisa berangkat sendiri, kita hanya (memiliki) 6 kursi, tentunya kita harus melihat apakah Partai lain mau dengan kita. Ini yang penting 4 kursi (tambahan) ini dari mana," kata Ribka Tjiptaning disela pembagian bantuan sembako kepada masyarakat Kecamatan Cicantayan, Selasa (2/6/2020).

BACA JUGA : Kendala Relokasi 960 Makam TPU Ciambar Sukabumi Akibat Terkena Proyek Tol Bocimi

Disinggung soal formasi koalisi yang saat ini terbangun di tingkat Nasional, apakah skenario yang sama akan diterapkan PDI-P dalam Pilkada Kabupaten Sukabumi mendatang, kepada TatarSukabumi.ID, Ribka Tjiptaning mengaku belum bisa memastikan koalisi yang sama bisa terbentuk di tingkat daerah.

Lebih jauh wanita yang menjadi kepanjangan suara dan aspirasi rakyat Sukabumi di Gedung Senayan, Jakarta, menyebut nama Petahana yang digadang gadang sebagai calon terkuat di Pilkada Sukabumi 2020, Marwan Hamami.

"Bisa saja dengan Golkar, tapi apakah Marwan mau?, kalau Pilkada ini lebih ke personal beda dengan koalisi saat pemilihan Presiden. Kalau Pilkada lebih ke personal," kata Ribka.

"Instruksi Ibu (Megawati Soekarno Putri) di dalam rapat DPP, karena kita miliki 6 kursi silahkan mencari koalisi yang lain, ya syukur kalau Marwan mau dengan kita, tapi kalau Marwan menutup diri, ya kita cari alternatif lain yang memungkinkan, yang penting perahunya dulu cukup (minimal 10 kursi)," sambung Dia.

BACA JUGA : Fakta Penampakan Buaya di Muara Cimandiri Sukabumi

Disinggung lebih jauh, terkait hubungan kedekatan yang selama ini terjalin antara PDI-P dengan sang Petahana Marwan Hamami yang saat ini menduduki jabatan tertinggi di Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Ribka angkat suara.

Halaman Selanjutnya >>>>