Kendala Relokasi 960 Makam TPU Ciambar Sukabumi Akibat Terkena Proyek Tol Bocimi

Senin, 01 Juni 2020 - 18:59 WIB
Kendala Relokasi 960 Makam TPU Ciambar Sukabumi Akibat Terkena Proyek Tol Bocimi
Kendala Relokasi 960 Makam TPU Ciambar Sukabumi Akibat Terkena Proyek Tol Bocimi

TatarSukabumi.ID - Puluhan liang lahat terlihat menganga di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciambar Kolot, Desa / Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (1/6/2020).

Tidak hanya puluhan, rencananya hingga 20 hari kedepan, terdapat setidaknya 960 Makam yang akan dipindah dari TPU  tempat asalnya.

Pemindahan ratusan makam ini dilakukan sejak 30 Mei kemarin, dan rencananya hingga 20 Juni 2020 mendatang, seluruh makam telah selesai direlokasi dengan jarak sekitar 100 meter dari kawasan TPU saat ini.

Relokasi makam ini dilakukan mengingat lokasi TPU berada persis ditengah proyek pembangunan Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi).

BACA JUGA : Fakta Penampakan Buaya di Muara Cimandiri Sukabumi

Aam Setiawan, tokoh warga setempat sekaligus Ketua Panitia Relokasi TPU kepada awak media mengatakan rencana relokasi TPU yang tergusur oleh proyek pembangunan jalan tol Bocimi ini telah dimulai tahun 2017 silam, dan baru mulai direalisasikan mulai 30 Mei 2020 ini.

"Antusias warga yang asalnya menolak pemindahan tersebut (relokasi makam) malah justru berebut ingin duluan makam ahli waris mereka dipindahkan," kata Aam, Senin (1/6).

Di TPU yang baru nantinya, Panitia Relokasi telah menyiapkan program penataan dan penertiban TPU, mulai sarana jalan, saluran air, serta pendataan identitas makam.

"Semoga saat pemindahan berlangsung tidak ada kejadian yang tidak diinginkan, semoga TPU kedepan bisa tertata rapih dan tidak ada makam yang tidak jelas identitasnya," tutur Aam.

BACA JUGA : Persiapan New Normal Sukabumi, PKB Minta Pemerintah Perhatikan Masjid Pesantren dan Sarana Ibadah

Informasi yang berhasil dihimpun TatarSukabumi.ID, luasan lahan TPU awal mencapai 7776 meter, dengan riwayat lahan TPU merupakan tanah wakaf dari warga setempat.

Halaman Selanjutnya >>>>