Ruas Jalan Nyalindung Mulai Normal, Kendaraan Berat Dihimbau Tidak Melintas

Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:13 WIB
Ruas Jalan Nyalindung Mulai Normal, Kendaraan Berat Dihimbau Tidak Melintas
Ruas Jalan Nyalindung Mulai Normal, Kendaraan Berat Dihimbau Tidak Melintas

TatarSukabumi.ID - Ruas jalan Sukabumi - Sagaranten kembali normal untuk bisa diakses kendaraan roda dua maupun empat.

Setelah sebelumnya, pengendara dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain mengingat kondisi kerusakan jalan yang cukup parah akibat bencana pergerakan tanah.

Saat ini, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat tengah melakukan upaya perbaikan di titik terparah kerusakan jalan Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Satuan Pelayanan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan wilayah 3 (KSPPJJ-3) pada Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Wisnu Sunjaya, kepada TatarSukabumi.ID, memastikan ruas jalan provinsi tersebut sudah kembali bisa diakses secara normal.

"Alhamdulillah sudah bisa dilintasi kembali, semoga saja bisa bertahan, mengingat kontur tanah di area tersebut sangat labil terlebih pasca bencana alam tahun lalu," ujar Wisnu, Sabtu ( 30/5).

BACA JUGA : PSBB Diperpanjang Seluruh Objek Wisata di Sukabumi Masih Tutup Untuk Umum

Meski telah dinyatakan normal, mengingat kondisi tanah yang cukup labil akibat pergerakan tanah yang masih terjadi Bina Marga Provinsi Jabar menghimbau kendaraan bertonase berat untuk tidak melintas dan mencari jalan alternatif lain.

"Perlu diketahui kontur tanah tersebut (Nyalindung) labil dan kedepannya kita akan buat jalan baru," tandasnya.

"Kami berharap ada kesadaran bagi pengguna jalan khusus mobil besar dengan muatan tonase tinggi  untuk mencari jalan alternatif," pinta Wisnu.

Dari pantauan TatarSukabumi.ID di titik terparah kerusakan jalan pasca bencana pergerakan tanah tahun 2019 silam, Bina Warga Provinsi Jabar melakukan pelandaian tanjakan jalan yang curam dan membahayakan pengguna jalan.

Tidak hanya menurunkan kecuraman tanjakan jalan, Bina Marga juga melakukan pelebaran jalan seluas 2 meter dari jalan asal.

BACA JUGA : Persiapan New Normal Sukabumi, PKB Minta Pemerintah Perhatikan Masjid Pesantren dan Sarana Ibadah

Disinggung awak media terkait puluhan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Desa Kertaangsana, Wisnu angkat suara.

"Ini juga jadi kendala, sudah ada himbauan untuk pembatasan beban muat kendaraan, tapi bukti dilapangan seperti yang kita ketahui masih banyak kendaraan beban besar dan berat melintasi jalan tersebut.

"Sebelumnya kami sepakat dengan pihak Dishub, PU Kabupaten, Organda, pihak Kecamatan dan perwakilan Anggota DPRD Kabupaten untuk membatasi kendaraan besar," tegas Wisnu.(*)