Gelombang Tinggi Laut Terjang Pantai Citepus hingga Karanghawu, Wisatawan Hati-hati

Senin, 25 Mei 2020 - 18:59 WIB
Gelombang Tinggi Laut Terjang Pantai Citepus hingga Karanghawu, Wisatawan Hati-hati
Gelombang Tinggi Laut Terjang Pantai Citepus hingga Karanghawu, Wisatawan Hati-hati
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Gelombang tinggi laut terjang pesisir pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ir laut merendam sejumlah warung yang berdiri di sekitar pantai.

Dari pantauan TatarSukabumi.ID gelombang tinggi laut merendam sejumlah warung di Kawasan Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, gelombang juga menerjang kawasan  Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok,  Kabupaten Sukabumi. Senin (25/5/2020).

Kepala Operasional dan SDM Satgas Pemandu Keselamatan Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepuloh, kepada TatarSukabumi.ID mengatakan gelombang tinggi laut terjadi sejak Minggu (24/5) kemarin mulai pukul 06.00 WIB.

"Ini hari kedua gelombang tinggi kembali menerjang pesisir pantai, tinggi gelombang sekitar 3 meter," ujar Asep Edom, Senin (25/5).

BACA JUGA : 3 Penyekatan Akses Masuk Palabuhanratu dan Geopark Ciletuh, Wisatawan Putar Balik Pulang

Lebih jauh Asep mengatakan, gelombang tinggi laut terjang pesisir hingga sejumlah warung warung di pinggir pantai terendam.

Meski ombak menyisir warung yang berada di pesisir namun sampai saat ini belum ada dampak kerusakan yang cukup signifikan.

"Warung yang berada dipinggir pantai  tidak bisa gunakan untuk berjualan akibat di terjang ombak," jelasnya.

BACA JUGA : Warga Cikujang Sukabumi Hidupkan Kembali Tradisi Bedil Lodong Rayakan Kemenangan

Tim satgas pemandu keselamatan wisata tirta atau life guard sejak kemarin di siagakan di setiap titik rawan sepanjang pantai.

"Kami menghimbau wisatawan yang berkunjung untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Kami siagakan semua anggota satgas PKWT karena pagi ini kondisi ombak rawan laka laut.

"Pengawasan dilakukan di semua pos di 3 wilayah (barat, timur dan selatan) dengan tetap mengacu pada protokol Covid-19." beber Asep.(*)