SukabumiTerserah! Aturan Pembatasan Jam Operasional Toko Selama PSBB Tidak Didengar

Kamis, 21 Mei 2020 - 21:05 WIB
SukabumiTerserah! Aturan Pembatasan Jam Operasional Toko Selama PSBB Tidak Didengar
SukabumiTerserah! Aturan Pembatasan Jam Operasional Toko Selama PSBB Tidak Didengar
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (DPK-UKM) Kabupaten Sukabumi resmi memberlakukan pembatasan jam operasional toko di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pembatasan jam operasional toko ini mulai diberlakukan sejak 14 Mei 2020, dan ketentuan ini mengikat hingga berakhirnya pemberlakuan PSBB di Kabupaten Sukabumi.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan DPK - UKM Kabupaten Sukabumi tercatat sedikitnya 2 poin penting yang mengatur pembatasan jam operasional penjualan, diantaranya.

Pembatasan jam operasional bagi toko busana dan sejenisnya diluar kebutuhan pokok jam operasional akan dibatasi setiap harinya, dengan jadwal operasional mulai 09.00 hingga pukul 12.30 WIB, sementara untuk hari Sabtu dan Minggu tutup.

Aturan lainnya, pembatasan waktu operasional bagi warung dan toko swalayan meliputi supermarket, minimarket maupun perkulakan yang menjual barang kebutuhan pokok akan  dibatasi, yang hanya beroperasi hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya.

BACA JUGA : Perbatasan Sukabumi Dijaga Ketat, Kadishub: Jika Ada Pemudik Masuk Sukabumi Akan Kita Suruh Putar Balik

Dari pantauan awak media, sejak diberlakukan aturan waktu pembatasan jam operasional ini mulai PSBB Parsial tahap awal hingga PSBB lanjutan, aturan pembatasan jam operasional toko ini seolah diindahkan.

Aktivitas perdagangan di sejumlah Pasar Tradisional yang tersebar di sejumlah kecamatan masih berjalan normal, bahkan sejumlah minimarket tetap beraktivitas hingga malam.

"Disini minimarket masih buka sampai malam, saya gak tahu ada aturan pembatasan toko," ungkap Asep warga Cibadak, Kamis (21/5/2020).

BACA JUGA : PSBB Sukabumi Tahap II Hingga 29 Mei, Marwan : Penyekatan Check Point Akan Diperkuat

Dikonfirmasi melalui saluran aplikasi perpesanan, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (DPK-UKM) Kabupaten Sukabumi, Ardiana Trisnawiana kepada TatarSukabumi.ID belum memberi keterangan terkait pengindahan jam operasional toko ditengah PSBB oleh pelaku usaha.

Dikonfirmasi TatarSukabumi.ID, apakah ada sanksi bagi pelaku usaha yang tidak mengindahkan aturan ini, mengingat fakta di lapangan di sejumlah pasar diantaranya Cisaat, Cibadak, Cicurug, Palabuhanratu edaran ini seolah tidak di dengar, Ardiana, Pria yang menandatangani surat edaran pembatasan jam operasional toko selama PSBB kepada TatarSukabumi.ID tidak berkomentar.

BACA JUGA : Peningkatan Kasus Positif Covid-19 dan Lonjakan 100 Persen Kematian PDP Sepanjang Pemberlakuan PSBB Kabupaten Sukabumi

Untuk diketahui PSBB Parsial jilid dua Kabupaten Sukabumi berlaku hingga 29 Mei mendatang.

Adapun wilayah yang melaksanakan PSBB tahap dua meliputi Kadudampit, Sukabumi, Cisaat, Sukaraja, Sukalarang, Gunungguruh, Cibadak, Cicurug, Cidahu, Palabuhanratu, Parungkuda, dan Cikembar.

Selain itu PSBB di berlakukan di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas, dan Desa Bojonggaling Kecamatan Bantargadung.(*)