SCG Donasikan Bilik SWAB Covid-19 Pertama di Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2020 - 17:48 WIB
SCG Donasikan Bilik SWAB Covid-19 Pertama di Sukabumi
SCG Donasikan Bilik SWAB Covid-19 Pertama di Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Siam Cement Group (SCG) melalui anak perusahaannya PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi (TSS) mendonasikan satu unit screening chamber atau bilik test SWAB Covid-19 kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020).

Bilik SWAB ini merupakan alat pertama yang dimiliki Kabupaten Sukabumi yang selanjutnya ditempatkan di Rumah Sakit utama penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi yakni RSUD Sekarwangi Cibadak.

Sebelumnya alat yang sama juga didonasikan perusahaan semen asal Negara Thailand ini di RS St Caroulus dan RSAU Esnawan Antariksa Jakarta.

BACA JUGA : Marwan Hamami : PSBB Dilanjut, Hal Utama Menahan Laju Orang Mudik ke Sukabumi

Bilik SWAB ini merupakan alat penting  untuk meminimalisir terjadinya kontak langsung antara petugas medis dengan pasien yang tengah menjalani proses SWAB nCov-2019.

Alat ini diharapkan mampu menekan resiko penularan Covid-19 dari pasien kepada tenaga medis. 

"Di Indonesia, kasus Covid-19 ini terus meningkat. Hal ini membuat kita harus selalu waspada dalam menghadapi pandemi ini. Seluruh pihak harus saling mendukung satu sama lain sehingga dapat menekan laju penyebaran Covid-19" ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri disela penerimaan bilik SWAB di RSUD Sekarwangi Cibadak, Selasa (19/5).

BACA JUGA : Peningkatan Kasus Positif Covid-19 dan Lonjakan 100 Persen Kematian PDP Sepanjang Pemberlakuan PSBB Kabupaten Sukabumi

Lebih jauh Sekda Kabupaten Sukabumi menyatakan apresiasi terhadap Perusahaan SCG yang telah mendukung pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19 ini.

"Kami sangat apresiasi atas kepedulian SCG dalam melindungi tenaga medis yang bekerja melalui pengembangan inovasi bilik SWAB pertama di Sukabumi.

"Semoga apa yang telah dilakukan oleh SCG dapat menginspirasi dan memotivasi untuk selalu peduli bersama." ungkap Iyos Somantri.(*)