Blusukan Pantau Pendistribusian Bantuan Covid-19 Pemkab Sukabumi, Marwan: Tidak Boleh Ada Potongan

Selasa, 19 Mei 2020 - 12:44 WIB
Blusukan Pantau Pendistribusian Bantuan Covid-19 Pemkab Sukabumi, Marwan: Tidak Boleh Ada Potongan
Blusukan Pantau Pendistribusian Bantuan Covid-19 Pemkab Sukabumi, Marwan: Tidak Boleh Ada Potongan

TatarSukabumi.ID - Bantuan sosial (Bansos) Tunai Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai didistribusikan hari ini, Selasa (19/5/2020).

Pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak Covid 19 di wilayah Kecamatan Sukaraja dan Kecamatan Kebonpedes dipantau langsung Bupati Sukabumi, Marwan Hamami,

Bupati Sukabumi turun langsung door to door di wilayah di Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, dilanjutkan blusukan ke Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes.

BACA JUGA : Koperasi Karyawan PT Muara Tunggal Cibadak Bagi-bagi Uang Senilai  4,7 Milyar, Sudarno : Kedepan Kopkar Akan Berubah Jadi Bank Karyawan

Peninjauan langsung kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan sesuai peruntukan dan tepat sasaran.

"Bantuan pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai digulirkan. Mereka yang mendapatkan bantuan (Pemkab Sukabumi) ini, tidak meperoleh bantuan dari program lain," kata Marwan, Selasa (19/5).

Lebih jauh Bupati Sukabumi menegaskan, tidak ada pemotongan untuk bantuan yang diberikan dengan proses pendistribusian dilakukan Kantor Pos.

"Bantuan yang disebarkan tidak boleh dipotong," tegas Marwan Hamami di sela monitoring bantuan.

BACA JUGA : Misteri Identitas Mayat Wanita Tanpa Busana di Sukabumi Mulai Terkuak

Data yang diterima TatarSukabumi.ID tercatat anggaran senilai Rp 170 Miliar yang dialokasikan untuk bantuan kepada masyarakat dari Pemkab Sukabumi.

Bantuan tersebut akan didistribusikan kepada 139.032 Kepala Keluarga (KK) dengan rincian 128.016 KK dari Bantuan Sosial Tunai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( Non DTKS), 2.500 KK cadangan, dan 8.516 orang guru MDA, lembaga pendidikan Alquran, ustad pesantren.

"Pembagian dilakukan dengan dua tahap. Setiap KK mendapatkan Rp.600 ribu. Kita baru mendistribusikan," jelas Bupati Sukabumi.(*)