Perahu Nelayan Sukabumi Diterjang Gelombang Laut Cianjur Selatan Jenazah Nakhoda Ditemukan di Garut

Rabu, 06 Mei 2020 - 15:27 WIB
Perahu Nelayan Sukabumi Diterjang Gelombang Laut Cianjur Selatan Jenazah Nakhoda Ditemukan di Garut
Perahu Nelayan Sukabumi Diterjang Gelombang Laut Cianjur Selatan Jenazah Nakhoda Ditemukan di Garut

TatarSukabumi.ID - Jenazah Galang (28) nelayan asal Binuangeun, Banten, yang sempat dinyatakan hilang di perairan laut Cianjur Selatan akhirnya ditemukan pada  Selasa (5/5) sore kemarin sekira pukul 15.00 WIB.

Jenazah ditemukan jauh dari lokasi awal tenggelam, tubuh korban ditemukan di perairan Rancabuaya, Kabupaten Garut Jawa barat.

Hal ini dibenarkan Ketua Rukun Nelayan Ujung Genteng, Asep Jeka kepada TatarSukabumi.ID, Rabu (6/5/2020).

Menurut Asep, jenazah nakhoda perahu jenis fiber dengan nama Perahu Putra Tunggal 03 milik Slamet (51) asal Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi berhasil ditemukan.

"Nakhoda bernama Galang ditemukan di Rancabuaya, Garut. Ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan menggunakan kecrik (jala)," ungkap Asep Jeka, Rabu (6/5).

BACA JUGA : Hari Pertama PSBB Pemberlakuan PSBB Sukabumi, Wahab : Bandung - Sukabumi 4 Kali Diberhentikan

Sebelumnya sambung Asep Jeka, Perahu yang dinakhodai Galang bersama seorang ABK bernama Sidik (30) berangkat dari Ujung Genteng.

Perahu mengalami kecelakaan laut di kawasan perairan Cidaun - Jayanti, Kabupaten Cianjur pada Senin (4/5/20) dini hari.

Dalam insiden tersebut Sidik berhasil selamat dari kecelakaan, sedangkan sang nahkoda dinyatakan hilang ditelan lautan Jayanti Cianjur.

BACA JUGA : Marwan Hamami Gunakan Aturan WHO Pemberlakuan Transportasi 30 Persen Selama PSBB Sukabumi

ABK berhasil selamat dari maut, sementara perahu Putra Tunggal 03 ditemukan terdampar dalam kondisi pecah dihantam gelombang di pesisir pantai kawasan Cidaun Cianjur.

"Kondisi perahu rusak berat, satu ABK selamat sementara jenazah sang nahkoda berhasil ditemukan sore kemarin.

"Jenazah dibawa langsung ke rumah duka di Binuangeun, Banten. Dan sekarang sudah dikebumikan oleh pihak keluarga," jelas Asep.(*)