Hari Pertama Pemberlakuan PSBB Sukabumi, Wahab : Bandung - Sukabumi 4 Kali Dihentikan

Rabu, 06 Mei 2020 - 15:00 WIB
Hari Pertama Pemberlakuan PSBB Sukabumi, Wahab : Bandung - Sukabumi 4 Kali Dihentikan
Hari Pertama Pemberlakuan PSBB Sukabumi, Wahab : Bandung - Sukabumi 4 Kali Dihentikan

TatarSukabumi.ID - Bupati Sukabumi Marwan Hamami pantau pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hari pertama di akses masuk perbatasan Kabupaten dengan Kota Sukabumi di lokasi check point Jalan RA Kosasih (Ciaul) Sukabumi, Rabu (6/5/2020).

Marwan menegaskan masyarakat Kabupaten untuk lebih bisa menahan diri dengan tidak memasuki wilayah Kota Sukabumi selama diberlakukannya PSBB.

"Bagaimana kondisi kota Sukabumi kemarin jelang diberlakukan PSBB Selasa (5/5) kemarin, begitu padatnya, orang yang rata rata belanja di kota Sukabumi di atas 60 persen adalah warga kabupaten.

"Ini yang harus kita sinkronkan dengan sebuah kebijakan, sehingga nanti orang kabupaten yang asalnya negatif masuk ke Kota, endemi di kota sangat tinggi baliknya bawa (virus)," ungkap Marwan Hamami, Rabu (6/5).

BACA JUGA : Marwan Hamami Gunakan Aturan WHO Pemberlakuan Transportasi 30 Persen Selama PSBB Sukabumi

Disinggung awak media terkait pelaksanaan PSBB dihari pertama ini, Marwan menilai kesadaran masyarakat Kabupaten Sukabumi sudah membaik.

"Kalau dilihat dari indikator penggunaan masker sudah bagus, diatas 80 persen masyarakat secara kesadaran menggunakan masker, yang 10 persen harus dipaksa dan 10 persen tidak bawa masker," tukasnya.

 

Marwan berharap penerapan PSBB di Sukabumi mulai 6 hingga 19 Mei mendatang dapat berhasil menekan peredaran Covid-19.

"Selama 2 minggu penerapan PSBB ini sesuai harapan WHO dan pemerintah menekan aktivitas hingga 30 persen bisa tercapai, dibeberapa wilayah pemberlakuan PSBB diatas 50 persen itu akan sulit aktivitas masih berjalan 50 persen, contohnya Cimahi (Bandung) jadi akan sulit," tandasnya.

BACA JUGA : Bupati Sukabumi : Tidak Ada Batasan Dana Desa Untuk BLT Masyarakat Terdampak Corona

Ditemui di lokasi check point kota Sukabumi, Wahab pengendara asal Bandung mengaku 4 kali terjaring pemeriksaan.

"Dari Bandung diberhentikan 4 kali, mulai dari Padalarang, Rajamandala, diperbatasan Sukalarang (Sukabumi) dan disini," jelas Wahab.

Untuk mobil bernopol selain Sukabumi diberhentikan, selanjutnya dilakukan pendataan identitas, pemeriksaan dan pemerapan protokol kesehatan kepada pengendara untuk bisa masuk ke Sukabumi.

"Hampir sama semua, semua penerapan seperti ini di 4 pemeriksaan," kata Wahab.

Disinggung awak media apakah pemeriksaan ini mengganggu aktivitas, Wahab mengaku tidak keberatan dengan pemeriksaan ini.

"Cukup efektif buat penyaringan memfilter kita yang lewat, saya sendiri merasa tidak terganggu saya akan kooperatif , tujuan saya ke Citamiang dari Bandung," ungkap Wahab.(*)