Petani Jahe Sukabumi Kebanjiran Berkah Harga Melonjak 3 Kali Lipat

Minggu, 03 Mei 2020 - 01:15 WIB
Petani Jahe Sukabumi Kebanjiran Berkah Harga Melonjak 3 Kali Lipat
Petani Jahe Sukabumi Kebanjiran Berkah Harga Melonjak 3 Kali Lipat
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Pandemi virus Corona nyaris melumpuhkan sendi perekonomian, tidak hanya Indonesia, pandemi Covid-19 mengancam nyaris seluruh negara di belahan dunia.

Sejumlah ekonom global memprediksi jika ekonomi dunia melambat di tahun 2020 ini.

Sejumlah negara diprediksi tidak akan dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi mengingat terhenti sejumlah industri, menurunnya daya beli, akibat aktivitas masyarakat dibatasi dalam rangka pencegahan penularan virus asal Wuhan ini.

BACA JUGA : Rencana Teknis PSBB di Sukabumi, Apa Saja Batasan dan Larangannya

Berbeda dengan masyarakat perkotaan, sebagian masyarakat pedesaan yang mampu memanfaatkan peluang justru mendapat secercah harapan.

Dewasa ini permintaan terhadap produk pertanian khususnya hasil hutan meningkat secara signifikan.

Petani jahe merah, jahe emprit, jahe gajah, empon-empon, dan penghasil rempah lain yang cukup mengandung vitamin C serta dipercaya dapat menaikkan imun kekebalan tubuh saat ini diuntungkan.

Geliat ekonomi dirasakan kelompok petani penghasil Jahe Merah di Kampung Mulyajaya, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat.

Mereka yang tergabung dalam Kelompok Tani Mekarjaya, mengaku pandemi Covid-19 memberi berkah tersendiri, pasalnya permintaan akan Jahe merah melonjak dengan harga jual yang ikut meroket, mengingat komoditi ini menjadi salah satu tanaman herbal yang paling diburu karena diyakini berkhasiat memperkuat imunitas atau daya tahan tubuh.

BACA JUGA : Nasib Buruh Sukabumi Saat Diberlakukan PSBB, APINDO : Aktivitas Kerja Normal Dengan Catatan

Hal tersebut diungkap Nana Supriyatna, Ketua Kelompok Tani Mekarjaya, menurutnya permintaan serta harga Jahe terjadi peningkatan.

"Pamor Jahe merah mendadak naik di masa pandemi Corona ini, lantaran Jahe diyakini bisa meningkatkan imun tubuh juga dipercaya bisa menangkal virus. Imbasnya para petani kecipratan berkah," ujar Nana Supriyatna.

Halaman Selanjutnya >>>>