Ada yang Beda Ketentuan Ramadhan 2020 / 1441 H Dengan Ramadhan Sebelumnya

Jumat, 24 April 2020 - 00:26 WIB
Ada yang Beda Ketentuan Ramadhan 2020 / 1441 H Dengan Ramadhan Sebelumnya
Ada yang Beda Ketentuan Ramadhan 2020 / 1441 H Dengan Ramadhan Sebelumnya
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Berdasar hasil Musyawarah Pemerintah Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sukabumi, Bupati Sukabumi Marwan Hamami secara resmi mengeluarkan surat edaran Ramadhan 2020 /1441 Hijriah.

Berbeda dengan Ramadhan sebelumnya, Ramadhan tahun 2020 umat Islam menjalankan ibadah puasa ditengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Ditengah suasana antisipasi dan pencegahan pandemi Covid-19, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengajak seluruh unsur pemerintah maupun masyarakat untuk dapat memperhatikan sejumlah hal yang cukup berbeda dengan bulan Ramadhan sebelumnya.

BACA JUGA : Jadwal Imsyak Ramadhan 2020/1441 H Wilayah Sukabumi dan Sekitarnya

Hasil keputusan yang tertuang dalam surat edaran tersebut menyatakan, jalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1441 H dengan baik berdasarkan ketentuan fiqih.

Selanjutnya masyarakat dihimbau untuk melaksanakan sahur dan berbuka puasa secara individu atau dengan keluarga di rumah tidak perlu Sahur On The Road (SOTR) maupun mengadakan acara buka puasa bersama (Bukber) di luar.

Hal lain yang tertuang dalam surat edaran tersebut adalah, pelaksanaan Shalat Tarawih dan Tadarus Alquran disarankan dilaksanakan secara individu atau di rumah masing- masing, himbauan lainnya adalah tidak melakukan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) maupun Takbiran keliling, cukup dilakukan di Masjid dengan menggunakan pengeras suara, serta pesantren kilat bisa dilaksanakan melalui media elektronik.

BACA JUGA : Bikin Mewek! Pelajar MI Cibadak Kumpulin Sampah Setahun Uangnya di Donasikan Untuk Penanganan Covid-19 Sukabumi

Aturan selanjutnya adalah larangan untuk memperjual belikan dan menyalakan mercon (petasan) selama bulan Ramadhan.

Hasil musyawarah juga menegaskan bahwa jenis usaha perhotelan (hotel/penginapan) untuk lebih selektif dalam menerima tamu, khususnya tamu pasangan yang bukan suami isteri, serta tidak memperjual belikan dan atau menyediakan tempat (sarana) mengkonsumsi minuman beralkohol atau narkoba.

Halaman Selanjutnya >>>>