Harga Bumbu dan Sayuran di Sukabumi Bikin Nyesek Petani

Rabu, 22 April 2020 - 11:26 WIB
Harga Bumbu dan Sayuran di Sukabumi Bikin Nyesek Petani
Harga Bumbu dan Sayuran di Sukabumi Bikin Nyesek Petani
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Pandemi Covid-19 yang semakin meluas berdampak pada sektor pertanian.

Ditengah pandemi yang berkelanjutan, terjadi penurunan harga jual hasil produksi pertanian yang cukup signifikan.

Dari pantauan wartawan TatarSukabumi.ID, Petani sayuran di wilayah Kecamatan Kabandungan Sukabumi mengeluhkan rendahnya harga jual komoditas sayuran ditingkat pengepul.

BACA JUGA : Harga Jual Ayam Potong di Sukabumi Anjlok Hingga 9 Ribu Perkilo

"Harga sayuran semuanya anjlok, dampak virus corona banyak pedagang di pasar yang tutup sehingga sayuran yang kami hasilkan tidak bisa dipasarkan," keluh Abun (40), petani sayuran asal Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Rabu (21/4/2020).

Komoditas sayuran yang mengalami penurunan harga jual di kebun diantaranya Cabai merah yang sebelumnya harga jual ditingkat petani berkisar di 12 ribu rupiah perkilogram saat ini nilai jual hanya 9 ribu rupiah.

Harga jual Tomat dari 5 ribu rupiah saat ini hanya berkisar 2500 rupiah perkilo sementara harga Cabe rawit dari 25 ribu saat ini 19 ribu rupiah perkilogram.

Untuk komoditas sayuran, harga Kacang panjang dari 3500 saat ini nilai jual hanya mencapai 2 ribu rupiah sementara Buncis dari 5 ribu saat ini nilai jual hanya 2500 rupiah perkilogram.

BACA JUGA : Fakta Mayat Pria di Tumpukan Sampah Sungai Cimandiri Palabuhanratu

"Tidak hanya harga rendah, hasil bumi saat ini tidak ada yang beli, pasar sayuran yang selama ini tempat kami menjual banyak tutup karena pasar induk Tanah Tinggi di Tanggerang yang menjadi tempat pemasarannya juga tutup," terang Abun.

Halaman Selanjutnya >>>>