Desa Berekah Bojonggenteng Tunggu Instruksi Pengalihan Dana Desa Untuk Bantuan Tunai Kepada Masyarakat

Senin, 13 April 2020 - 17:26 WIB
Desa Berekah Bojonggenteng Tunggu Instruksi Pengalihan Dana Desa Untuk Bantuan Tunai Kepada Masyarakat
Desa Berekah Bojonggenteng Tunggu Instruksi Pengalihan Dana Desa Untuk Bantuan Tunai Kepada Masyarakat
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Tim Penggerak PKK Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng bagi-bagi masker dan hand sanitizer kepada masyarakat, Senin (13/4/2020).

Disela acara yang dilaksanakan di area Terminal Bojonggenteng, Ketua TP-PKK Desa Berekah, Eneng Desi menjelaskan, hari ini sedikitnya 500 masker dari rencana keseluruhan 3 ribu masker akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

"Sisanya 2500 masker masih dalam proses produksi, masker yang dibagikan ini merupakan buatan kelompok Sekoper Cinta dari TP-PKK Desa Berekah," ungkap Eneng Desi, Senin (13/4).

BACA JUGA : Perkembangan Terkini Covid-19 di Sukabumi, Harun : 4 Terkonfirmasi Positif dan 11 Pasien Positif Versi Rapid Test

Selain pembagian masker, sambung Eneng Desi, dalam waktu dekat TP-PKK Desa Berekah akan membagikan disinfektan dan hand sanitizer bagi 34 RT dan 6 RW.

Istri dari Kepala Desa Berekah Andriyansyah berharap, dengan seluruh upaya yang telah dilakukan pemerintah pandemi Covid-19 tidak masuk ke wilayah Kecamatan Bojonggenteng.

Menurut Dia, dampak pandemi Covid-19 berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat pedesaan sehingga timbulnya masyarakat miskin baru (Misbar) yang perlu mendapat dari semua pihak.

"Terutama jelang Ramadhan 1441 Hijriah kami bersama ibu majlis taklim berdoa agar secepatnya pandemi ini segera berakhir," pungkasnya.

BACA JUGA : Sah! Nikah Ditengah Pandemi Covid-19 Syarat dan Ketentuan Berlaku

Sementara itu, Kepala Desa Berekah Andriyansyah menyatakan Pemdes akan senantiasa berupaya membantu masyarakat selama pandemi Covid-19.

"Berkaitan dengan pengalihan sebagian dana desa untuk bantuan langsung tunai, hingga kini kami masih menunggu instruksi dan juklak juknis yang resmi dari pemerintah sehingga nantinya jangan sampai kebijakan pemerintah desa dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 melanggar aturan hukum yang berlaku," tegas Andriansyah.

Masih kata Kades, Pihaknya akan senantiasa memberikan sosialisasi terhadap pencegahan penyebaran dan penanganan Covid 19 secara berkelanjutan.

"Kami berharap seluruh warga masyarakat dengan rasa penuh kesadaran dapat mematuhi surat edaran himbauan yang telah disampaikan mulai dari Pemerintah pusat sampai Pemdes," tandasnya.(-)