Tempat Hiburan Malam di Sukabumi Tutup Sementara, Anggota DPRD : Pikirkan Juga Nasib Karyawan

Sabtu, 21 Maret 2020 - 19:33 WIB
Tempat Hiburan Malam di Sukabumi Tutup Sementara, Anggota DPRD : Pikirkan Juga Nasib Karyawan
Tempat Hiburan Malam di Sukabumi Tutup Sementara, Anggota DPRD : Pikirkan Juga Nasib Karyawan

TatarSukabumi.ID - Pemerintah Kota Sukabumi dan sejumlah Management Tempat Hiburan Malam (THM) Kota Sukabumi sepakat untuk menghentikan sementara aktivitas THM di Kota Sukabumi terhitung sejak Sabtu 21 Maret 2020.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya dalam mengurangi potensi penyebaran pandemi Covid-19 khususnya di Kota Sukabumi.

Kepada TatarSukabumi.ID Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi Fraksi Partai Gerindra, Mellan Maulana menyambut baik atas kesepakatan ini.

"Saya pikir ini sangat baik, upaya konkrit ini yang memang diperlukan, salah satunya menutup sementara tempat hiburan malam dan juga tempat lain yang terindikasi menjadi pusat mobilisasi massa tinggi," ungkap Mellan Maulana, Sabtu (21/3).

BACA JUGA : Sepakat! Tempat Karaoke di Sukabumi Tutup Sementara

Namun demikian, Politisi Partai berlambang Garuda besutan Prabowo Subianto, meminta semua pihak baik management THM maupun Pemerintah Daerah tidak melupakan nasib Karyawan yang sementara waktu di Rumahkan.

"Ini langkah yang sangat baik, hanya saja harus dipikirkan dan diyakinkan juga kepada management perusahan dengan tegas nasib karyawannya.

"Mungkin ada berapa ratus orang karyawan yang akan mendapat dampak dari kebijakan ini," beber Mellan.

BACA JUGA : Laporan Situasi Terkini Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 di Sukabumi

Lebih jauh Anggota DPRD Kota Sukabumi yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua KNPI Kota Sukabumi berharap Pemerintah daerah ikut campur tangan terhadap imbas yang akan didapat oleh para karyawan.

"Kalaupun THM ditutup sementara, Kami berharap karyawan mendapat haknya yakni gaji tanpa potongan, walau bagaimanapun Karyawan THM adalah warga kita juga.

"Pemerintah harus bisa memberikan langkah tegas dalam mengamankan nasib karyawan, tidak hanya THM tapi seluruh perusahaan yang tutup sementara dampak dari pandemi covid-19." tegas Mellan.(*)