Pencak Silat Masuk Kurikulum Olahraga dan ekstrakurikuler Sekolah Dasar dan Menengah Sukabumi

Jumat, 06 Maret 2020 - 10:00 WIB
Pencak Silat Masuk Kurikulum Olahraga dan ekstrakurikuler Sekolah Dasar dan Menengah Sukabumi
Pencak Silat Masuk Kurikulum Olahraga dan ekstrakurikuler Sekolah Dasar dan Menengah Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Dalam rangka melestarikan seni budaya pencak silat di Sukabumi, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menggandeng IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) menggelar workshop dalam rangka peningkatan kompetensi guru olahraga Pencak Silat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Mohammad Solihin mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka program peningkatan mutu pendidik dan tenaga pendidikan sekaligus melestarikan seni budaya warisan bangsa yaitu pencak silat di satuan Pendidikan.

"Kegiatan pelatihan ini dalam pemenuhan standar kompetensi guru, pesertanya adalah guru olahraga dan pembina ekstrakurikuler dari masing-masing sekolah," kata Solihin, Kamis (5/3).

BACA JUGA : Jajanan Jadul Aromanis Van Java Sukabumi Ciptakan Lapangan Kerja Gaji Pegawai Diatas Gaji Kades

Masih kata Solihin, saat ini belum seluruh guru bidang olahraga mendapatkan bimbingan mengingat keterbatasan peserta.

Workshop kali ini diikuti sebanyak 50 peserta terdiri dari 26 Sekolah dasar (SD) dan 24 guru dari Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Kami berharap mereka selanjutnya bisa mengimplementasikan hasil workshop ini di sekolah, sehingga kelak para peserta didik lebih berminat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni budaya Pencak Silat," ungkap Solihin.

BACA JUGA : Gadis Cantik Penjual Kopi Pelukis Sketsa Kidal Asal Sukabumi Nasibnya Kini

Di tempat yang sama, hadir dalam workshop Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua IPSI Kabupaten Sukabumi, Usep Wawan menyatakan apresiasi atas dorongan Dinas Pendidikan dalam melestarikan seni budaya pencak silat khususnya di Sukabumi.

Kami keluarga besar IPSI sangat mengapresiasi, ini tentunya merupakan sebuah hadiah bagi IPSI dari dinas pendidikan dimana kegiatan ini adalah melibatkan instruktur dari IPSI.

"Harapannya semua guru yang telah dilatih dapat mengembangkan serta melestarikan pencak silat di sekolah," ungkapnya. (*)