Terungkap Inilah Pengakuan Penimbun 25 Tangki Tinja Kotoran Manusia di Sukabumi

Selasa, 11 Februari 2020 - 19:54 WIB
Terungkap Inilah Pengakuan Penimbun 25 Tangki Tinja Kotoran Manusia di Sukabumi
Terungkap Inilah Pengakuan Penimbun 25 Tangki Tinja Kotoran Manusia di Sukabumi

"Ya namanya perusahaan saya gak tahu dari mana mana, yang terakhir mah dia ngakunya dari al-bayan," jelas Nikolas.

Ditanya lebih jauh sejak kapan dirinya menggunakan pupuk dari tinja kotoran manusia, Nikolas mengaku sejak 3 bulan terakhir.

"Prosesnya sekitar 3 bulan.

"Awalnya saya yang cari, 3 bulan kemudian baru datang, saya kaget, dibuang disini dilahan," ujar Nikolas sambil menunjuk lokasi penimbunan kotoran.

BACA JUGA : Ridwan Kamil Bocorkan Site Plan Masa Depan Ibukota Sukabumi Palabuhanratu

Sementara itu, Fajar Firdaus selaku Kasubag TU Puskesmas Cibadak kepada TatarSukabumi.ID mengatakan dari segi kesehatan Pihaknya telah melakukan identifikasi dan masih menunggu hasil proses identifikasi dari lokasi penimbunan tinja.

"Tapi secara kesehatan bahwa membuang limbah sembarangan akan berdampak pada masyarakat.

"Ketika tinja ini dibuang sembarangan tanpa ada pengolahan terlebih dahulu, nantinya lalat akan muncul kesana, jadi bisa menimbulkan penyakit seperti diare, dan penyakit lainnya akibat dari lalat yang hinggap di kotoran tersebut," beber Fajar.

BACA JUGA : Pemasangan Stiker Perumda Air Minum Kabupaten Sukabumi Tidak Ada Unsur Politik

Sekmat Cibadak, Hasanudin kepada TatarSukabumi.ID menambahkan, proses pembuangan limbah secara sembarangan merupakan sebuah pelanggaran.

"Kita punya aturan tersendiri terkait pembuangan limbah, Perda (Peraturan Daerah) nomor 2 tahun 2013 bahwa itu menyalahi aturan.

"Jadi setiap orang dilarang membuang limbah sembarangan, jadi sebelum dibuang baku mutunya itu harus diperhatikan.

"Sedangkan ini dibuang langsung ke lingkungan, apalagi disekitar sini terdapat pemukiman warga, itu sangat membahayakan," tegas Hasanudin.(*)