Viral Video Kades Cisaat Dukung MH dua Periode, Bawaslu Kabupaten Sukabumi Turunkan Petugas

Senin, 27 Januari 2020 - 15:50 WIB
Viral Video Kades Cisaat Dukung MH dua Periode, Bawaslu Kabupaten Sukabumi Turunkan Petugas
Viral Video Kades Cisaat Dukung MH dua Periode, Bawaslu Kabupaten Sukabumi Turunkan Petugas

TatarSukabumi.ID - Video berdurasi pendek hanya berkisar 09.00 detik belakangan viral di media sosial facebook dan menjadi pesan berantai dalam aplikasi perpesanan whatsapp.

Dalam video tersebut tergambar sedikitnya 20 orang pria dan wanita yang sebagian diantaranya memakai baju berwarna gading.

Berikut ini kutipan kata kata dalam video yang diduga dilontarkan oleh sejumlah kepala desa di Kecamatan Cisaat.

"Kami kepala desa dan puskesos se-kecamatan Cisaat, siap memenangkan MH dua periode, lanjutkan."

BACA JUGA : Inilah Pasangan Calon Bupati Sukabumi Yang Akan Bertarung di Pilkada 2020 Melalui Jalur Independen

Video amatir tersebut menuai pro kontra sejumlah Netizen, pasalnya, dalam waktu dekat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi akan di helat.

Sejumlah netizen menilai kata kata yang dilontarkan didalam video merupakan sebuah bentuk dukungan kepada salah satu calon Bupati di periode keduanya meski tidak menyebut secara spesifik nama tokoh tersebut.

Menanggapi permasalahan ini, Camat Cisaat Yudi Mulyadi, kepada TatarSukabumi.ID mengaku tidak tahu dimana video tersebut dibuat namun menurutnya video tersebut dibuat di akhir tahun 2019 lalu.

"Yang saya dengar menurut sumber pelaksanaan video itu akhir tahun 2019 , tempatnya saya tidak hafal , lebih jelas langsung saja tanya Kades langsung," kata Yudi, Senin (27/1/2020).

BACA JUGA : Dua Ribu Orang Dengan Gangguan Jiwa di Sukabumi, KPU : Mereka Berhak Mendapat Hak Suara di Pilkada 2020

Lebih jauh Camat Cisaat menjelaskan banyak hal yang dilakukan pendukung dalam mengekspresikan dukungannya,  Yudi juga mengatakan hal tersebut bukan kampanye maupun ajakan untuk memilih salah seorang calon Bupati.

"Ada yang mengekspresikan melalui baliho melalui Facebook dan lain lain. Hanya karena kepala desa yang bilang, kan itu (juga) bentuk dukungan yang secara pribadi sebetulnya mah.

Halaman Selanjutnya >>>>