Bencana Pergerakan Tanah di Bantargadung 2 Keluarga Mulai Mengungsi

Kamis, 28 November 2019 - 14:43 WIB
Bencana Pergerakan Tanah di Bantargadung 2 Keluarga Mulai Mengungsi
Bencana Pergerakan Tanah di Bantargadung 2 Keluarga Mulai Mengungsi

TatarSukabumi.ID - Sedikitnya 2 keluarga warga Kampung Babakan Sirna, RT 3/6, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung mulai mengungsi sementara 3 keluarga lainnya perlu segera dievakuasi akibat ancaman pergerakan tanah, Kamis (28/11/2019).

Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna sebelumnya melaporkan potensi pergerakan tanah mengancam sedikitnya 15 rumah warga setempat.

BACA JUGA : Fakta! Perangi Rentenir dan Bank Keliling BUMDes di Cibadak Kasih Pinjam Uang Dengan Aset 1,6 Milyar

Menurut Daeng, pergerakan tanah dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Selasa (26/11) kemarin.

"Kondisi tanah mengalami retak mengancam sekitar 15 rumah warga dengan jumlah jiwa sekitar 25 orang, " jelas Daeng.

Sebagai bentuk antisipasi potensi bencana susulan, BPBD Kabupaten Sukabumi menghimbau kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaannya.

"Saat ini memasuki musim hujan dapat berpotensi dan menyebabkan bencana alam, kami himbau masyarakat untuk tetap waspada," tandasnya.

BACA JUGA : Dari 73,9 Milyar KPU Minta Tambah Anggaran Pilkada Sukabumi 24,7 Milyar DPRD Khawatir Ada Efek Terhadap Anggaran Pembangunan Kabupaten Sukabumi

Dihubungi terpisah, Kasi Trantibum Kecamatan Bantargadung, Mamay Kamaludin menyatakan, pemerintah Kecamatan Bantargadung bersama BPBD Kabupaten Sukabumi terus memantau lokasi pergerakan tanah guna mengantisipasi pontensi bencana susulan.

"Untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, bentuk tindakan sementara, kami sudah menyarankan warga yang rumahnya rusak atau mengalami retakan di bagian dinding untuk selalu waspada," jelasnya.(*)