Bangkit Setelah Kasus Keracunan Massal Desa Bojonggaling Jadi Kampung Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Senin, 25 November 2019 - 12:25 WIB
Bangkit Setelah Kasus Keracunan Massal Desa Bojonggaling Jadi Kampung Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Bangkit Setelah Kasus Keracunan Massal Desa Bojonggaling Jadi Kampung Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

TatarSukabumi.ID - Kasus keracunan massal hingga menelan korban jiwa yang sempat terjadi di Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling Kecamatan Bantargadung menjadi sorotan Pemkab Sukabumi.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami memerintahkan Dinas kesehatan dan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (Hakli) Kabupaten Sukabumi untuk melakukan upaya merubah sekaligus memberikan pemahaman terhadap pentingnya menjaga lingkungan yang sehat.

Saat ini, Kampung Pangkalan berubah menjadi kampung bersih dan asri, atas perubahan yang signifikan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar acara Deklarasi Kampung Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami bersama Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) Yani Jatnika, meresmikan Kampung STBM ini pada Minggu (24/11) kemarin.

BACA JUGA : Alih-alih atasi Stunting, Puluhan Bocah SDN Bantargebang Keracunan Massal

Dalam sambutannya, Marwan Hamami menyampaikan jika deklarasi ini bukan hanya dijadikan kegiatan seremonial belaka,  namun harus dijadikan acuan kedepan untuk menjaga kebersihan  lingkungan.

"habis ini sampah tidak berserakan lagi dan air tidak tercemar lagi, deklarasi ini harus dijadikan pegangan dimasyarakat untuk terus menjaga kebersihan di lingkungan" tegas Marwan, Minggu (24/11).

Lebih jauh Bupati Sukabumi mengatakan, fungsi hidup sehat berguna bukan hanya untuk orang lain namun juga untuk setiap pribadi dan keluarga, Marwan Hamami meminta masyarakat agar lebih aktif untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan terutama kepada anak-anak.

"Saya titip kepada orangtua maupun guru-di sekolah agar memberikan ilmu dan pemahaman bagi anak-anak untuk bisa mengingatkan dan mencintai kebersihan lingkungannya dimana tempat mereka tinggal, diberikan bekal untuk mencintai lingkungannya dengan baik." ungkapnya.

BACA JUGA : Teten Masduki : Pacul Cibatu Sukabumi Lebih Bagus Dari Pacul China Masa Cangkul Saja Harus Impor

Ditempat yang sama, Ketua HAKLI kabupaten Sukabumi, Ujang Soleh Suryaman mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program kesehatan lingkungan.

Ujang berharap dengan gerakan ini,  KLB (kejadian luar biasa) keracunan massal tidak terulang.

"Mudah-mudahan dengan gerakan ini akan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan makanan yang sehat sehingga tidak akan terjadi lagi KLB" tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan penghargaan Bagi para penggiat Kebersihan dilingkungan masyarakat pangkalan dan sekaligus menyerahkan hadiah lomba kebersihan lingkungan dan Lomba kerajinan tangan dari daur ulang sampah dilingkungan masyarakat Desa Bojonggaling.(*)