Loading...

Kunjungan WNA di Sukabumi Tinggi, Hal Sepele Ini Perlu Dilakukan Untuk Antisipasi Virus Corona Alias COVID-19

Selasa, 18 Februari 2020 - 13:43 WIB
Kunjungan WNA di Sukabumi Tinggi, Hal Sepele Ini Perlu Dilakukan Untuk Antisipasi Virus Corona Alias COVID-19
Kunjungan WNA di Sukabumi Tinggi, Hal Sepele Ini Perlu Dilakukan Untuk Antisipasi Virus Corona Alias COVID-19

TatarSukabumi.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi secara gencar melakukan sosialisasi terkait virus Corona atau nama resmi yang telah ditetapkan WHO sebagai COVID - 19.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi dr Hondo Suwito kepada TatarSukabumi.ID memastikan hingga saat ini tidak ada warga sukabumi yang dinyatakan suspect COVID - 19.

"Sampai saat ini baik di Sukabumi maupun di Indonesia tidak ada suspect penyakit ini," kata dr Hondo saat ditemui TatarSukabumi.ID di Gedung Pendopo Sukabumi, Selasa (18/2/2020).

BACA JUGA : Bencana di Geopark Ciletuh dan Pergerakan Tanah Nyalindung Marwan Hamami Minta Masyarakat Siaga

Meski tidak ada kasus maupun suspect penyakit saluran pernapasan akut yang bisa merenggut nyawa akibat COVID-19 di Sukabumi, Hondo menegaskan sosialisasi terkait penyakit ini dinilai perlu dilakukan mengingat potensi kunjungan Warga Negara Asing (WNA) di Sukabumi cukup tinggi.

"Kita harus mensosialisasikan terkait penyakit ini, karena Sukabumi itu adalah daerah kunjungan wisatawan mancanegara," jelas Hondo.

Selain itu sambung Hondo, edukasi tentang penyakit yang pertama kali ditemukan di Wuhan China ini dinilai penting agar pemahaman masyarakat terkait COVID-19 tidak simpang siur, dan yang paling utama adalah bagaimana mengantisipasi agar tidak terjangkit penyakit ini.

"Kita harus mensosialisasikan agar masyarakat tidak kaget dan phobia dengan penyakit ini tapi bagaimana menyikapinya secara baik dan benar.

"Terutama pengetahuan seperti hal hal yang sepele yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan penyakit tersebut misalnya harus sering cuci tangan, menggunakan masker ditempat keramaian, dan bagaimana menggunakan masker yang baik dan benar," beber Hondo.

BACA JUGA : Hidrometeorologi Sebabkan 18 Kejadian Bencana di 6 Kecamatan Sukabumi

Disinggung persiapan dan upaya antisipasi yang telah dilakukan PMI Kabupaten Sukabumi apabila mendapati suspect COVID-19, Hondo menjelaskan pihaknya telah menjalin koordinasi baik dengan Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan maupun Dinas terkait lainnya.

"Kami telah berkoordinasi dengan unsur terkait, apabila ada suspect beberapa rumah Sakit telah menyiapkan ruangan khusus, salah satunya di RSUD R Syamsudin (Bunut) jadi untuk penanganannya hampir sama dengan penyakit SAR, H5NI, kebetulan tipe penyakitnya juga hampir sama," tandasnya.(*)