Loading...

Kecolongan! 25 Tangki Tinja Kotoran Manusia Dibuang di Pemukiman Warga Cibadak

Selasa, 11 Februari 2020 - 12:06 WIB
Kecolongan! 25 Tangki Tinja Kotoran Manusia Dibuang di Pemukiman Warga Cibadak
Kecolongan! 25 Tangki Tinja Kotoran Manusia Dibuang di Pemukiman Warga Cibadak

TatarSukabumi.ID - Menindak lanjuti laporan warga masyarakat dan Pemerintah DesaTenjojaya, Petugas Puskesmas Cibadak dan Sekretaris Kecamatan Cibadak melakukan identifikasi di lokasi pembuangan limbah berupa kotoran manusia (Tinja) di pemukiman warga Kampung Tenjojaya RT 01/RW 01 Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).

Laporan langsung reporter TatarSukabumi.ID dari sebuah bangunan rumah tua dikawasan pemukiman Kampung Tenjojaya yang menjadi lokasi pembuangan tinja manusia, bau menyengat kotoran manusia tercium hingga radius beberapa meter.

Ditemui dilokasi pembuangan tinja, Sekmat Cibadak, Hasanudin kepada TatarSukabumi.ID mengatakan dari hasil penelurusan informasi dan identifikasi menyatakan tinja manusia yang sengaja dibuang di lokasi tersebut mencapai 25 truk tangki.

"Menurut informasi yang sudah dibuang disini ada 25 truk," kata Hasanudin, Selasa (11/2/2020).

BACA JUGA : Bikin Nyesek! Puluhan Truk Tangki Tinja Manusia di Buang di Pemukiman Warga Cibadak

Lebih jauh Hasanudin mengatakan proses pembuangan limbah tersebut merupakan sebuah pelanggaran.

"Kita punya aturan tersendiri terkait pembuangan limbah, Perda nomor 2 tahun 2013 bahwa itu menyalahi aturan.

"Jadi setiap orang dilarang membuang limbah sembarangan, jadi sebelum dibuang baku mutunya itu harus diperhatikan.

"Sedangkan ini dibuang langsung ke lingkungan, apalagi disekitar sini terdapat pemukiman warga, itu sangat membahayakan," tegas Hasanudin.

BACA JUGA : Kekayaan Alam Cicantayan Sukabumi Mulai Goa, Buah Manggis Terbaik di Dunia Hingga Festival Makan Manggis Gratis

Setelah peninjauan ini, Kecamatan Dan UPT Puskesmas Cibadak akan melaporkan tindakan pembuangan limbah tinja manusia ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk ditindak lanjuti.

Disinggung soal dampak yang ditimbulkan dari pembuangan limbah ini, Hasanudin angkat suara.

"Tentunya ini sangat berdampak terutama kepada kesehatan masyarakat, ini limbah tinja, nanti akan mengundang lalat, selanjutnya lalat menyebar ke pemukiman," jelasnya.

Lebih jauh saat disinggung awak media berapa lama pembuangan limbah ini berlangsung, Hasanudin mengatakan pembuangan tinja sudah terjadi sejak lama.

"Dengan 25 tangki berarti memang sudah lama, kami baru mendapat laporan akhir akhir ini, desa merasa kecolongan juga, kami dari kecamatan baru  mendapat laporan tersebut." tandasnya.(*)