Demo Tudingan Nepotisme di Bawaslu Kabupaten Sukabumi

Selasa, 14 Januari 2020 - 19:15 WIB
Demo Tudingan Nepotisme di Bawaslu Kabupaten Sukabumi
Demo Tudingan Nepotisme di Bawaslu Kabupaten Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Sejumlah Massa kembali menggelar demonstrasi didepan Gedung Bawaslu Kabupaten Sukabumi, di Jalan Raya Sukabumi - Bogor, Selasa (14/1/2020).

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dari masyarakat yang gagal dalam rekruitmen anggota Panwascam (Panitia pengawas Kecamatan) Bawaslu Kabupaten Sukabumi.

Mereka menilai penjaringan Panwascam yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Sukabumi serat dengan nepotisme, hal ini diungkap Ayi Supriyanto disela aksi demonstrasi.

"Jadi aksi ini kami lakukan karena ada indikasi nepotisme yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Sukabumi dalam rekruitmen Panwascam. Dan juga ketidak transparansi an Bawaslu dalam rekruitmen, jadi nepotisme nya sangat kental sekali," tegas Ayi, Selasa (14/1).

BACA JUGA : Bawaslu : Kepala Daerah Dilarang Rotasi Mutasi ASN Jelang Pilkada Ada Sanksi Berat

Lebih jauh kepada awak media Ayi mengatakan, dari segi tahapan Bawaslu Kabupaten Sukabumi telah melanggar SK Bawaslu RI NO 0883/K Bawaslu /KP.01.00/XI/2019 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan Panwas Kecamatan.

"Seharusnya Pokja mengumumkan baik tes tertulis maupun tes wawancara, dan itu tidak ada.

"Kemudian juga banyak sekali, ada kakaknya, adiknya, mertuanya, bahkan kakak iparnya, saudaranya, kawan dekat, itu masuk semua jadi Panwascam, padahal dari segi penilaian tes socratif itu kecil dibawah rata rata dan tidak berpengalaman dalam Pemilu," beber Ayi.

Dan selanjutnya, sambung Ayi, permasalahan dugaan nepotisme ini akan dilanjutkan ke ranah hukum.

BACA JUGA : Potensi Kerawanan Pilkada Sukabumi, Kapolres Sukabumi : Perbedaan Pilihan Politik Tidak Menjadi Konflik Horisontal

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Heryanto kepada awak media menepis tudingan adanya nepotisme dalam proses rekrutmen Panwascam Bawaslu Kabupaten Sukabumi.

Menurut Teguh Bawaslu Kabupaten Sukabumi telah menempuh seluruh proses tahapan rekrutmen Panwascam sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

"Walaupun anggapan mereka (telah terjadi) nepotisme tentang adanya kedekatan, jelas jelas kita melaksanakan rekruitmen (Panwascam) ini sesuai dengan panduan dan arahan dari (Bawaslu) pusat maupun provinsi." tegas Teguh.(*)