Pisah Sambut Rotasi Camat Cisaat - Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Kamis, 09 Januari 2020 - 15:02 WIB
Pisah Sambut Rotasi Camat Cisaat - Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Pisah Sambut Rotasi Camat Cisaat - Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Pemerintah Kecamatan Cisaat menggelar pisah sambut Camat Cisaat Budianto kepada Camat Yudi Mulyadi, Kamis (9/1/2019)

Untuk diketahui, sebelumnya Yudi Mulyadi menjabat sebagai Camat Sukaraja yang selanjutnya jabatan Camat Sukaraja akan digantikan oleh Budianto.

Yudi Mulyadi disela acara kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, dengan kepemimpinannya, semua unsur diharapkan mampu menjalin koordinasi dan sinergitas.

"Mohon dukungan semua pihak guna mewujudkan go Cisaat yang lebih baik dan religius.

"Hal tersebut adalah salah satu kunci dalam menjalankan seluruh program pembangunan pengabdian," ungkap Yudi, Kamis (9/1).

BACA JUGA : Pisah Sambut Kalapas Warungkiara Bicara Soal Lapas Bersinar Kawasan Bebas Korupsi Hingga Sapi

Disinggung program yang nantinya akan diusung dalam kepemimpinannya di Kecamatan Cisaat, Yudi mengatakan salah satunya adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan beberapa program lain yang akan dijalankan diantaranya program jauh dimata dekat ditelinga, program simatupang (siang malam tunggu panggilan) kegiatan KTT (komunitas tiga puluh juz).

"Kepada rekan kecamatan, Saya agendakan dalam mengawali tugas awal di musim cuaca seperti ini, kami akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat hingga pukul 19.00 WIB," ujar Yudi.

BACA JUGA : Adjo Sardjono Dewi Asmara Hadiri Milad, Dewi : Golkar Belum Keluarkan Rekomendasi

Sementara itu, Budianto yang nantinya menjabat Camat Sukaraja mengatakan rotasi mutasi pegawai adalah hal yang biasa.

"Sudah aturan serta kebijakan pimpinan melihat ada kebutuhan organisasi, bagi kami tidak menjadi permasalahan, harus siap ditempatkan di manapun juga," ungkap Budianto.

Selama tiga tahun menjabat Camat Cisaat, sambung Budianto, dengan koordinasi dengan seluruh elemen yang ada, program unggulan yang berhasil diterapkan diantaranya shalat shubuh berjamaah dan gerakan zakat infaq shodaqoh.

Kepada teman-teman kepala desa, diharapkan bisa bekerjasama dengan camat baru, jadi istilahnya kepala desa tidak mawa karep sorangan (tidak mengedepankan ego sendiri) laksanakan sesuai aturan yang ada," pesan Budianto.(*)