Pisah Sambut Kalapas Warungkiara Bicara Soal Lapas Bersinar Kawasan Bebas Korupsi Hingga Sapi

Kamis, 09 Januari 2020 - 13:49 WIB
Pisah Sambut Kalapas Warungkiara Bicara Soal Lapas Bersinar Kawasan Bebas Korupsi Hingga Sapi
Pisah Sambut Kalapas Warungkiara Bicara Soal Lapas Bersinar Kawasan Bebas Korupsi Hingga Sapi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID -  Ahmad Tohari secara resmi menjabat Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Warungkiara Sukabumi mengantikan RM Kristyo Nugroho, Kamis (9/1/2020).

Sebelumnya Ahmad Tohari menjabat sebagai Kalapas Lumajang, Jawa Timur sementara itu, RM Kristyo Nugroho akan menduduki jabatan baru sebagai Kalapas Kelas II B Garut, Jawa Barat.

BACA JUGA : Polsek Cisolok Warning Penambang Emas Liar Kawasan TNGHS

"Banyak hal di Lapas Warungkiara yang telah terjadi baik positif maupun negatif, saya memohon maaf atas yang terjadi, dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada stakeholder dan pegawai yang telah bekerja keras membantu saya, untuk memajukan Lapas Warungkiara.

"Selama 2 tahun 2 bulan saya menjabat disini tidak pernah ada permasalahan, lapas aman kondusif, sesuai tufoksi kami memberikan pengayoman, pembinaan, dan memberikan hak-hak kepada warga binaan sehingga mereka tidak ada alasan untuk melakukan tindakan yang melanggar," ungkap Kristyo kepada TatarSukabumi.ID disela Lepas Sambut pimpinan Lapas, Kamis (9/1).

Pria yang menjadikan Lapas Warungkiara meraih predikat Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba) tingkat Provinsi Jawa Barat berharap dengan pimpinan baru Lapas Warungkiara dapat lebih maju.

"Kedepan Lapas Warungkiara lebih Bagus lagi, dan sesuai harapan pimpinan ditahun 2020 Lapas Warungkiara menjadi Lapas WBK wilayah bebas korupsi, dengan pimpinan yang baru saya yakin hal tersebut dan terwujud dan lapas Warungkiara semakin bersinar," tandasnya.

BACA JUGA : Marwan Hamami : Penguatan Manajerial Perumda Mampu Hadapi Dinamika dan Tantangan BUMD

Sementara itu, Kalapas baru Ahmad Tohari  mengatakan, Dirinya berusaha akan lebih optimal terutama pemberdayaan masyarakat di bidang peternakan.

"Kedepan sesuai pesan pimpinan kita akan tingkatkan lagi pembinaan kepada warga binaan, minimal mempertahankan pembinaan yang sudah berjalan.

"Warungkiara ini terkenal dengan sapi nya, setiap ketemu para petinggi menyampaikan, sapi, sapi, dan sapi, ya jadi ada keinginan untuk lebih meningkatkan pembinaan kepada warga binaan berkaitan dengan peternakan," tandasnya.(*)