Tawuran Pelajar di Sukabumi Momok Menakutkan Polisi Siapkan Satgas Patroli Pelajar

Kamis, 07 November 2019 - 18:09 WIB
Tawuran Pelajar di Sukabumi Momok Menakutkan Polisi Siapkan Satgas Patroli Pelajar
Tawuran Pelajar di Sukabumi Momok Menakutkan Polisi Siapkan Satgas Patroli Pelajar
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Rencana pembentukan Satgas Patroli Pelajar yang diinisiasi Polres Sukabumi Kota disambut baik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Satgas Patroli Pelajar diwacanakan dibentuk menyusul kasus sejumlah tawuran antar pelajar SMK di Sukabumi yang belakangan kembali menjadi momok dan menuai sorotan berbagai kalangan.

Dalam diskusi yang digelar di Mako Polres Sukabumi Kota pada Rabu (6/11) kemarin seluruh elemen masyarakat, sekolah dan dinas terkait setuju akan pembentukan Patroli Pelajar untuk meminimalisir terjadinya tawuran antar pelajar di Sukabumi.

BACA JUGA : Tawuran Pelajar Jadi Sorotan, Polresta Sukabumi Bentuk Cyber Patrol dan Satgas Patroli Pelajar

Dalam diskusi juga dibahas sejumlah kendala teknis Patroli Pelajar diantaranya terkait fasilitas kendaraan bagi Satgas serta unsur petugas yang nantinya akan menjadi Satgas Patroli Pelajar.

Sarana prasarana salah satunya kendaraan bagi Satgas dinilai sangat perlu untuk menunjang kinerja, menanggapi permasalahan tersebut, Kasi Pelayanan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah V (Sukabumi), Asep Burda mengaku kendaraan untuk mobilisasi Satgas Patroli Pelajar belum ada.

"Untuk armada belum ada, tapi Kami akan sampaikan ke Dinas Provinsi seperti apa perkembangannya, kemungkinan untuk hal ini nantinya akan ada kolaborasi dari pemkot Sukabumi dengan pemprov Jawa barat," beber Asep, Rabu (6/11).

BACA JUGA : Pengakuan Mengerikan dari Tersangka Kasus Tewasnya Pelajar di Cicurug Sukabumi

Namun hal tersebut bukan menjadi sebuah rintangan, menurut Asep, Pemkot Sukabumi telah memberi respon positif dengan menyiapkan 1 unit mobil bagi Satgas Patroli Pelajar.

"Kalau untuk di Kota Sukabumi katanya sudah ada 1 unit mobil. Untuk provinsi belum ke arah sana, hanya akan dibicarakan di tataran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) baik Kota ataupun Kabupaten Sukabumi," jelas Asep.

Terkait mekanisme, keikutsertaan Guru dalam Satgas Patroli Pelajar dalam diskusi akhirnya diputuskan jika Satgas juga akan melibatkan sejumlah unsur masyarakat (Ormas) Mahasiswa dan unsur lainnya.

"Yang paling utama melibatkan kepolisian tapi tidak menutup kemungkinan ada kolaborasi dari seluruh pihak, karena menangani masalah (tawuran) pelajar itu tidak bisa hanya melibatkan guru saja tapi seluruh pihak," pungkasnya.(*)