17 Kegiatan 'Sehari Belajar di Luar Kelas' oleh Anak-anak se-Indonesia

Kamis, 07 November 2019 - 12:08 WIB
17 Kegiatan 'Sehari Belajar di Luar Kelas' oleh Anak-anak se-Indonesia
17 Kegiatan 'Sehari Belajar di Luar Kelas' oleh Anak-anak se-Indonesia
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - 7 November 2019 seluruh pelajar di Indonesia dan seluruh belahan dunia melaksanakan 'Sehari Belajar di Luar Kelas' dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional.

Kegiatan ini diisi dengan serangkaian
kegiatan yang memiliki tujuan untuk mendorong serta menerapkan perilaku yang memenuhi 7 unsur bagi pelajar diantaranya, pembentukan karakter positif, iman dan takwa, perilaku hidup bersih dan sehat, adaptasi perubahan iklim (Climate
Change), permainan tradisional, cinta tanah air, gerakan literasi, pengurangan resiko bencana, dan mendorong satuan pendidikan menjadi Sekolah Ramah Anak.

Seluruh agenda kegiatan dilakukan dalam waktu minimal 3 jam dan atau bervariasi dalam pelaksanaannya, sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

BACA JUGA : Analisa Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Soroti Tawuran Pelajar Berdarah di Sukabumi

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Tubagus Wahid Ansor mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari anak internasional sekaligus deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA).

"Ada 17 kegiatan yang dimotori oleh dinas pendidikan, tujuan yang paling utama adalah bagaimana menciptakan sekolah ramah anak khususnya di Sukabumi,"

"Artinya anak-anak bisa tenang, merasa terlindungi, dengan hari anak ini kita berharap anak-anak kita dapat berkembang sesuai masanya dan dapat mengeksplorasi kan seluruh kemampuan anak," kata Tubagus, Kamis (7/11/2019).

BACA JUGA : Kerjasama Bilateral Indonesia Jepang, Geopark Ciletuh Jawa Barat MoU dengan Izu Peninsula Geopark Shizuoka

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SDN 05 Karangtengah Cibadak, Eli Sri Mulyani membeberkan 17 kegiatan yang menjadi agenda "Sehari Belajar di Luar kelas" yang dilaksanakan seluruh Sekolah di Kabupaten Sukabumi meliputi,
1. Menyambut siswa dengan senyum, sapa, salam sebagai penguatan pendidikan karakter (PPK)
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. Cuci tangan sebelum makan
4. Berdoa bersama sebelum makan sebagai bentuk keimanan dan taqwa
5. Sarapan sehat dengan gizi seimbang
6. Berdoa setelah makan
7. Cuci tangan setelah makan sebagai perilaku hidup bersih sehat (PHBS)
8. Memeriksa lingkungan, menyingkirkan tanaman, barang atau hal-hal yang membahayakan anak
9. Mematikan lampu, peralatan listrik yang tidak diperlukan dan mematikan kran air yang terbuka
10. Membaca buku di luar kelas sebagai bentuk gerakan literasi
11. Simulasi evakuasi bencana dalam lagu dan gerak pengurangan resiko bencana

12. Senam Germas (Gerakan Masyarakat Sehat)

13. Permainan tradisional
14. Tepuk Hak Anak dan Yel-yel Sekolah Ramah Anak (SRA)
15. Deklarasi Sekolah Ramah Anak
16. Pelantikan tim Sekolah Ramah Anak
17. Penutupan dengan menyanyikan lagu Maju Tak Gentar.(*)