Jadi Sorotan, di Sukabumi Suami Istri Nyalon Kades Tanpa Ada Lawan

Selasa, 15 Oktober 2019 - 11:57 WIB
Jadi Sorotan, di Sukabumi Suami Istri Nyalon Kades Tanpa Ada Lawan
Jadi Sorotan, di Sukabumi Suami Istri Nyalon Kades Tanpa Ada Lawan
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 240 Desa Kabupaten Sukabumi mulai memasuki tahapan uji kompetensi interview (wawancara).

Tercatat 1229 Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) dalam perhelatan Pilkades 2019 ini.

Hal cukup menarik terjadi pada peserta Pilkades dari Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA : 1229 Balon Kades Sukabumi Ikuti Ujikom, Selanjutnya Ini yang Wajib Mereka Tempuh

Pasalnya dalam Pilkades di Desa ini, hanya ada 2 orang peserta yang berani maju mendaftarkan diri sebagai Bakal calon Kades.

Balon Kades pertama adalah Deden Deni Wahyudi, calon petahana yang sebelumnya merupakan mantan Kades Sukakersa selama 12 tahun atau 2 periode masa jabatan.

Dalam Pilkades kali ini, Rahmawati menantang sang petahana, dan menjadi satu satunya rival bagi Deden Dedi Wahyudi.

BACA JUGA : Bumi Terbelah di Cibadak, Adjo : Tunggu Hasil Kajian Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Selidik punya selidik, kedua Balon Kepala Desa Sukakersa ternyata merupakan pasangan suami istri (Pasutri).

Dari penelusuran TatarSukabumi.ID, sejumlah warga Sukakersa memastikan tidak akan ada yang berani melawan sang petaha.

Pasalnya, prestasi dan kinerja Deden selama 12 tahun menjabat Kades sangat luar biasa, dan dipastikan tidak ada warga yang berani maju mencalonkan diri untuk menjadi rival sang petahana.

"Semoga mendapat kepala desa yang amanah dan bisa memajukan wilayah Sukabumi lebih baik lagi," kata Deden saat ditemui TatarSukabumi.ID dalam uji kompetensi interview Pilkades 2019 di STISIP Widya Puri Cisaat, Selasa (15/10)

BACA JUGA : Bule Asal Belgia Dalami Silat Prabu Siliwangi di Al-Fath Sukabumi

Deden sempat menyinggung sejumlah kabar miring dan rumor tentang calon titipan dalam penjaringan Balon Kades.

"Saya tidak berharap ada unsur apapun karena sejumlah rumor dilapangan,"

"Semoga panitia pilkades tingkat kabupaten dapat bekerja secara profesional dan independen," harap Deden.

Disinggung awak media jika dirinya dikalahkan oleh rival sekaligus istrinya dalam kontestasi ini, Deden mengaku akan legowo.

"Terpilih dan tidak terpilih kita serahkan kepada Allah yang penting ketika saya terpilih saya dapat memberikan yang lebih baik lagi di tiga periode mendatang," tandasnya.(*)