DPRD Kabupaten Sukabumi : Intinya Warga Terdampak Pergerakan Tanah Terselamatkan

Senin, 14 Oktober 2019 - 11:14 WIB
DPRD Kabupaten Sukabumi : Intinya Warga Terdampak Pergerakan Tanah Terselamatkan
DPRD Kabupaten Sukabumi : Intinya Warga Terdampak Pergerakan Tanah Terselamatkan
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, tinjau lokasi bencana pergerakan tanah di Kampung Benda, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat, Senin (14/10/2019).

Ketua Komisi DPRD Kabupaten Sukabumi yang membidangi bidang Pendidikan, Kesehatan, Tenaga Kerja, Pemuda dan Olahraga, BPBD dan bidang Keagamaan menjenguk 180 Kepala Keluarga yang terdampak dari bencana pergerakan tanah.

Hera Iskandar memantau langsung 42 rumah serta bangunan Masjid dan Mushola yang berpotensi mengalami kerusakan akibat bencana ini.

BACA JUGA : Bumi Terbelah di Cibadak, Adjo : Tunggu Hasil Kajian Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Dari pantauan TatarSukabumi.ID, Hera Iskandar melakukan dialog langsung dengan warga setempat, untuk menampung segala keluhan dan aspirasi warga yang terdampak bencana.

"Nanti Kita akan bahas di rapat komisi, sambil menunggu hasil kajian dari Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi apakah lokasi ini masih layak untuk jadi hunian atau warga harus di evakuasi ke tempat lain,"

"Intinya warga yang terdampak bencana pergerakan tanah dapat terselamatkan," tegas Hera Iskandar, Senin (14/10).

BACA JUGA : Kawasan Bahaya! Polisi Pasang Police Line 2 Rumah Dampak Pergerakan Tanah di Cibadak Sukabumi

Sementara itu, dua rumah dari 42 bangunan yang terancam pergerakan tanah sejak pagi tadi telah dipasangi garis kuning polisi (police line).

Pemasangan police line dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, mengingat warga dan anak anak masih ada yang melakukan aktivitas di sekitar bangunan rumah.

Di lokasi bencana pergerakan tanah, Posko Kesehatan dan sejumlah tenda pengungsian telah didirikan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

Saat ini sedikitnya 15 Kepala Keluarga (KK) mengungsi mengingat kondisi tanah di kawasan Kampung Benda Cibadak cukup rawan. (*)