Mengerikan! Tanah di Cibadak Bergerak Retak Membelah Rumah Dengan Kedalaman 4 Meter

Rabu, 09 Oktober 2019 - 11:27 WIB
Mengerikan! Tanah di Cibadak Bergerak Retak Membelah Rumah Dengan Kedalaman 4 Meter
Mengerikan! Tanah di Cibadak Bergerak Retak Membelah Rumah Dengan Kedalaman 4 Meter
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Bencana pergerakan tanah mengancam warga Kampung Benda, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dari penelusuran TatarSukabumi.ID di lokasi pergeseran tanah, sedikitnya dua unit rumah warga sejak sebulan terakhir mengalami retakan kecil pada dinding bangunan.

Hari ini, retakan retakan kecil pada bangunan rumah warga semakin nampak melebar bahkan di salah satu bangunan rumah warga terjadi retakan tanah hingga terlihat berlubang cukup dalam, Rabu (9/10/2019).

BACA JUGA : DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Camat, Paoji : Kita Bahas Anggaran Dikhawatirkan Capaiannya Tidak Tepat Sasaran

Salah satunya Ibu Apoy, wanita paruh baya yang hidup berdua bersama suaminya terpaksa bertahan hidup didalam rumah dengan kondisi membahayakan.

Tanah terbelah dengan lebar retakan hampir mencapai 1 meter dengan kedalaman cukup, melintang tepat didalam rumah dan beberapa retakan yang sama di bagian halaman rumah.

"Waktu kejadian kaget banget, eleuh kok belah, deg-degan, takut sampai sakit saya, "
"Kemarin saya lagi duduk, disitu gelosor (terbelah) kaget sampe terjatuh saya," kata Apoy, Rabu (9/10).

BACA JUGA : Yudha Sukmagara Dielu-elukan Ribuan Guru Honorer Sukabumi, Yudha : Apalagi Jika Gajinya Ditambah

Warga lainnya, Maman Suleman mengaku mengalami kejadian serupa, rumah yang didiami 9 jiwa mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kepada TatarSukabumi.ID, Maman membeberkan kejadian yang menimpa rumahnya.

"Tidak terdengar suara besar, hanya bletek (suara retakan) pas pagi dilihat itu dalam rumah pecah aja, keramik pecah, tembok pecah, jadi tanah ini turun aja (anjlok) saya langsung keluar,"

Kata pihak kelurahan sudah ada yang kontrol katanya rumah ini jangan di isi, sudah tidak layak, tapi saya gak ada tempat buat ngungsi, ya terpaksa tinggal disini,"

"Dalamnya kalau di colok sekitar 4 meteran lebih," beber Maman. (*)



Close Ads X