Festival Soekaboemi Tempo Doeloe Banjir Pengunjung

Minggu, 06 Oktober 2019 - 17:12 WIB
Festival Soekaboemi Tempo Doeloe Banjir Pengunjung
Festival Soekaboemi Tempo Doeloe Banjir Pengunjung
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Festival dan Pameran bertajuk Soekaboemi Tempo Doeloe yang di gelar di Wisma Wisduwardani, Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi selama 2 hari sejak Sabtu dan Minggu (6/10) di serbu pengunjung.

Festival Soekaboemi Tempo Doeloe ini diinisiasi oleh 6 lembaga serta di support oleh sejumlah pegiat sejarah, pegiat media sosial, dan beberapa unsur masyarakat yang ikut peduli akan kelestarian sejarah Kota Sukabumi.

Panitia penyelenggara mencatat, dihari pertama sedikitnya 3 ribu pengunjung, sementara di hari kedua festival hingga siang tadi tercatat 6 ribu pengunjung di festival Soekaboemi Tempo Doeloe.

"Hari pertama diatas 3 ribu pengunjung, untuk hari kedua ini pengunjung ramai sejak pagi, lebih dari 6 ribu pengunjung di hari kedua ini," kata Irman Firman, Ketua Yayasan Dapuran Kipahare, Minggu (6/10)

BACA JUGA : Kasus Inses Perkosaan dan Pembunuhan di Sukabumi Exstra Ordinary Crime

Menurut Firman, festival ini merupakan festival yang baru pertama kali digelar, namun rencananya acara ini akan dijadikan sebagai agenda tahunan.

"Rencananya setiap tahun akan kita gelar di bulan September atau Oktober,"

"Next tahun depan mungkin bisa satu minggu acaranya, banyak yang menyayangkan acara ini hanya digelar 2 hari, bahkan ada yang mengusulkan setiap sabtu minggu festival seperti ini diselenggarakan," jelas Firman.

BACA JUGA : Viral Video Warga Palabuhanratu Sukabumi di Daerah Konflik Wamena Papua, Minta Pulang

Disinggung soal kendala yang dihadapi panitia penyelenggara dalam pelaksanaan festival ini, Firman mengatakan kendala utama adalah biaya.

"Dari pemerintah lokal untuk festival kali ini memang tidak ada mendanai. Kita pernah coba ajukan ke dinas pariwisata tidak ada, karena mereka terkait siklus budget anggaran yang harus tahun sebelumnya (pengajuan). Lalu Kami coba ke kementrian pendidikan dan kebudayaan di Jakarta barulah ada bantuan untuk pamerannya, cuma untuk pentas pentas ini diinisiasi oleh temen-temen kami,"

"Kedepannya mudah mudahan pemerintah daerah ada ketertarikan," beber Firman.(*)



Close Ads X